Sahabat
pembaca tersayang…
Hidup adalah jalan singkat menuju-Mu ya Allah.
Ujian dan cobaan adalah kemestian, agar kami semakin layak mendapatkan
cinta-Mu. Pada akhirnya semua akan kembali, tak ada yang mampu menolak ketika
malaikat maut menjemput… Yang hidup hanya bisa belajar dari kepergian
orang-orang yang dikasihi, saat mereka telah menuntaskan rindu kepada rob-Nya.
Ketika itu terjadi, seharusnya setiap
diri tergugu. Mempersiapkan jawaban :
Sudah siapkah diri jika Allah memanggil ?
Masih beratkah hati
dengan kecintaan dunia ?
Masih bertumpuk kah dosa yang harus ditangisi ?
Masih
lalaikah diri dari memungut remah-remah kebaikan di setiap waktu ?
Allah, hamba ikhlas. Ikhlas
karena-Mu.
Mohon siapkan diri hamba
ketika hari itu datang, hari saat hamba memenuhi panggilan-Mu.
Sahabat
pembaca, semoga tak berkurang syukur dan sabar, di hati kita selama ini.
Sungguh, betapa ujian adalah tanda cinta-Nya. Pun takdir yang kini menimpa
saya. Lembar kehidupan yang baru dibuka, kini harus ditutup rapat, sebab Allah
memanggil sandaran hati saya yang kedua. Kepergiannya menghempaskan saya
kembali pada kesendirian. Lebih berat dari sebelumnya karena kini ada ananda
lain, tak hanya Rossi. Amanah yang harus saya jaga sepenuh jiwa. Mata-mata yang
haus ilmu dan bimbingan, juga kasih sayang. Mereka semua membutuhkan saya…
Selamat
jalan wahai suamiku, pasangan hati dan sekaligus penjaga hatiku.
Terimakasih
atas ijinmu memberiku kesempatan mereguk kebahagiaan dalam lindungan kasihmu.